- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Makanan Khas Jawa Tengah
Makanan khas memang begitu menggoda untuk dicicipi kalau kita berkunjung ke suatu daerah. Kurang afdol kalau udah tiba di suatu tempat tapi nggak nyobain makanan khasyang ada disana. Apa kata dunia ntar, udah dateng ke tempat yang jauh tapi belum pernah ngrasain makanan di sana.1. Lumpia Semarang

Siapa sih
yang nggak tau Semarang itu makanan khas-nya apa? Hampir semua orang
kalau ditanya pasti jawabnya lumpia. Lumpia lebih enak kalau dimakan
saat masih hangat lho. Apalagi kalau ditambah sama saus atau cabe rawit,
waah, tambah menggoda aja tuh.
Lumpia
mempunyai isi yang beragam, ada yang pakai ayam, rebung, telur, sayuran
dan udang pun ada. Kalau kamu berkunjung ke Semarang, jangan lupa buat
cobain makanan yang satu ini ya.
2. Tahu Petis

Nah, kalau tadi lumpia sekarang ini makanan dari olahan tahu. Namanya tahu petis, masih makanan dari Semarang nih. Tahu petis biasanya buat camilan aja, atau kalau kamu mau makan nasi pakai makanan ini juga bisa lho.
Tahu petis
ini bahannya tentu saja tahu, tehu goreng tepatnya. Beda antara tahu ini
dengan yang lain adalah adanya saus hitam yang namanya petis. Nah,
petis ini terbuat dari kuah rebusan ikan atau udang yang dimasak terus
sampai menjadi kental.
3. Telur Asin

Telur yang
rasanya asin ya ini, telus asin. Makanan yang terbuat dari telur bebek
ini terkenalnya dari daerah Brebes, Jawa Tengah. Biasanya telur asin ini dimakannya sama nasi, tapi ada juga lho yang makan langsung gitu aja nggak pakai nasi.
4. Tempe Mendoan

Kalau makanan
yang satu ini terkenalnya dari daerah Banyumas dan Purwokerto, itu lho
yang bahasanya ngapak. Tempe Mendoan ini hampir sama kayak tempe goreng
biasanya, diselimuti dengan tepung. Bedanya adalah nama mendoannya,
mendoan sendiri artinya adalah memasak menggunakan minyak panas yang
banyak dengan cepat sehingga tempenya nggak terlalu matang.
Sekarang
tempe mendoang nggak cuma ada di daerah Banyumas dan Purwokerto saja
lho. hampir di seluruh daerah Jawa Tengah ada makanan yang satu ini.
Bahkan di sebagian besar angkringan yang menjual gorengan pasti ada
tempe mendoan. Sampai-sampai, sekarang tempe yang digoreng tepung tapi
sampai garing juga disebut mendoan.
5. Enting-Enting Gepuk

Tau makanan
yang diiklanin di tv yang namanya ting-ti*g nggak? Bukan Ayu Ting-ting
lho, tapi ting-ti*g. Nah, mungkin itu bentuk modern dari enting-enting
gepuk. Cuma kalau saya sh lebih milih enting-enting gepuknya.
Enting-enting
ini khasnya daerah Salatiga, Jawa Tengah. Bahan dasarnya adalah kacang
tanah yang digepuk atau ditumbuk kemudian dipadatkan. Tapu sebelumnya
udah dicampur sama gula jawa dulu biar semua menyatu menjadi satu
(itulah Indonesia).
6. Nasi Gandul

Kalau kamu
main ke Pati, jangan lupa cobain nasi gandul. Beda dengan nasi lainnya,
nasi gandul ini adalah nasi uduk yang penyajiannya pakai daun pisang.
Beda kan?
Tapi nggak cuma itu aja, rasa nasinya itu lho, lebih gurih dari pada
nasi yang biasanya. Bahkan ada juga yang menambahkan daun pandan saat
memasak nasi gandul ini, biar wanginya makin sedap dan tentu saja
menggugah selera makan kita.
Nasi gandul
ini paling enak kalau kita makannya langsung di kota Pati. Dengan kuah
yang segar ditambah lauk berupa daging sapi yang sudah diolah tentu akan
menjadi pelengkap yang makin membuat nasi gandul ini menjadi lebih
lezat.
7. Nasi Liwet

Lain tempat
lain pula namanya, kalau tadi nasi gandul, sekarang nasi liwet. Makanan
dari nasi ini asalnya dari kota Solo, bedanya sama nasi gandul mungkin
penyajiannya sama bahan pekengkapnya. Nasi liwet ini disajikan dengan
potongan ayam dan kadang pakai labu siam juga.
Masak nasi
liwet ini hampir sama kayak bikin nasi uduk biasanya. Masak beras pakai
santan dari kelapa yang sudah tua biar tambah gurih rasanya. Kalau kamu
main ke Solo, nggak ada salahnya cobain makanan yang satu ini.
8. Rondo Royal
Nah, kalau
makanan yang satu ini agak nyentrik namanya, rondo royal. Nggak tau juga
kenapa dikasih nama rondo royal, padahal rondo itu artinya janda lho.
Kalau bukan
dari Jawa Tengah biasanya asing kalau denger nama makanan ini. Padahal,
makanan yang berasal dari daerah Jepara ini bahannya adalah tape
singkong. Oalaaah, tape goreng to ternyata, hha, ya emang tape goreng
nih.
Jadi, tape dimasukkan ke adonan tepung lalu digoreng, jadi deh rondo royal.
Jadi, tape dimasukkan ke adonan tepung lalu digoreng, jadi deh rondo royal.
Buat kamu
yang pengen nyicipin, dari pada jauh-jauh ke Jawa Tengah, bisa buat
sendiri aja. Kalau nggak ya beli di tungkang gorengan, siapa tau ada
tuh.
9. Soto Kudus
Kalau ke
Kudus nggak lengkap rasanya kalau nggak nyicipin soto Kudus. Bedanya
daru soto yang lain adalah penyajiannya pakai mangkok kecil. Selain itu,
soto Kudus ada dua versi nih, yang pakai daging ayam atau daging
kerbau.
Nah, kalau
kamu mau cobain sensasi makan daging kerbau itu kayak apa, dateng aja ke
Kudus. Cobain deh soto Kudus yang pakai daging kerbau, rasakan
sensasinya.
10. Gethuk

Gethuk adalah
makanan yang bahan dasarnya singkong. Sebenernya nggak cuma di Jawa
Tengah aja sih, di Jogja pun juga ada gethuk. Tapi emang sih terkenalnya
itu dari Jawa Tengah.
Gethuk ini
warna aslinya adalah putih, tapi sekarang sudah ada bermacam warna biar
lebih menarik. Selain itu ada juga gethuk goreng lho, jadi gethuk yang
digoreng, tentu saja rasanya nggak kalah sama gethuk biasa.
11. Wajik

Wajik terbuat
dari beras ketan yang dimasak dengan menggunakan gula jawa. Biasanya
sih rasanya manis karena memakai gula jawa itu. Warna wajik yang pakai
gula jawa tentu saja coklat.
Tapi sekarang
banyak wajik yang warnanya bermacam-macam, ada hijau, pink, merah dan
warna lainnya. Nah, kalau yang warna-warni pemanisnya bukan menggunakan
gula jawa, tapi gula pasir.
11. Dawet Ireng

Kalau kamu
sedang mengunjungi Purworejo dan berasa kehausan, coba deh cari dawet
ireng yang ada di sana. Dawet ireng ini beda sama dawet biasanya yang
berwarna hijau lho. Seperti namanya, daweti ireng ini warnanya ireng
atau hitam.
Warna hitam
yang ada di dawet ini didapat dari bahan alami yaitu dari abu jerami.
Abu jerami digunakan dalam pembuatan cendol dawet ireng.
Kalau soal
rasa, kamu boleh deh bandingin sama dawet pada umumnya. Rasa dawet ireng
ini tuh menyegarkan. Apalagi minumnya pakai es di saat siang hari yang
panas, udah gitu gulanya pakai gula jawa asli lagi, hmmm.
12. Mangut Beong

Kalau makanan
yang satu ini adanya di Kota Magelang, jadi sempatin deh berkunjung ke
kota ini. Kota yang letaknya nggak jauh dari Jogja lho, tempat di mana
Candi Borobudur berada.
Di Magelang,
Jawa Tengah, kamu bisa mencicipi mangut beong, mangut yang terbuat dari
ikan beong. Apa itu ikan beong? Ikan beong kalau dilihat sekilas mirip
ikan lele, tapi sebenarnya bukan lele.
Ikan beong
merupakan ikan khas yang ada di Sungai Progo, memiliki rasa yang lezat
dengan dagingnya yang tidak begitu lembut dan tidak mudah hancur.
13. Brekecek

Pernah denger
nama makanan brekecek nggak? Ini merupakan makanan khas dari Jawa
Tengah, tepatnya dari daerah Cilacap. Walaupun namanya kedengaran aneh,
tapi kalau udah nyicipin, mungkin kamu bakal ketagihan, atau paling
nggak, lidahmu bakal dibikin bergoyang.
Brekecek
adalah makanan khas berbahan dasar ikan jahan atau ikan pathak. Tapi ada
juga yang yang menggunakan bahan dari kepala ikan laut atau hewan
bernama basur atau menthok.
Nama brekecek sebenernya terdiri dari dua kata, yaitu brek dan kecek. Brek memiliki arti dijatuhkan atau diletakkan, sedangkan kecek artinya dikecek atau dicampur dengan bumbu.
14. Nasi Grombyang

Nasi
grombyang juga merupakan salah satu makanan khas Jawa Tengah, tepatnya
berasal dari daerah Pemalang. Penamaan makanan yang satu ini berasal
dari cara penyajiannya, yaitu kuahnya lebih banyak dari pada isi,
sehingga kelihatan bergoyang, atau grombyang-grombyang.
Kuliner khas
ini terbuat dari daging kerbau, nasi, dan kuah. Penyajiannya menggunakan
mangkuk kecil dan dilengkapi juga dengan sate kerbau.
Kalau kamu
mau mencari penjual nasi grombyang ini, ciri khasnya lho. Biasanya,
penjaja nasi grombyang menggunakan kuali berukuran besar dengan tempat
nasi yang ditutup menggunakan kain merah. Selain itu, biasanya
penerangan di warungnya akan menggunakan lampu teplok yang
remang-remang.
15. Getuk Goreng

Kalau
biasanya getuk itu nggak digoreng, yang satu ini pakai digoreng. Getuk
goreng merupakan makanan khas Sokaraja, Banyumas, Jawa Tengah.
Rasa dari
getuk goreng ini manis-manis gurih. Bahan untuk membuat kudapan ini
adalah singkong dan rasa manisnya dari gula Jawa atau gula merah.
Konon, getuk
goreng ini pertama kali ditemukan tidak sengaja pada tahun 1918 oleh
Sanpirngad, penjual nasi keliling di daerah Sokaraja. Selain nasi, dia
juga menjual getuk, tetapi getuk yang dijajakannya tidak laku.
Akhirnya,
Sanpirngad ini memutar otak agar getuk yang dia jual tidak mubazir dan
masih bisa dikonsumsi lagi. Getuk yang tidak laku tadi akhirnya digoreng
agar besoknya bisa dijual lagi. Ternyata, getuk goreng malah diminati
oleh masyarakat.
16. Jenang Kudus

Apakah kamu
tahu dodol Garut? Kalau kamu tahu, jenang Kudus ini mirip sama dodol
Garut, tapi dari Kudus, Jawa Tengah. Jenang ini biasa dijadikan
oleh-oleh khas jika bepergian ke Kudus.
Jenang Kudus
biasanya dijual dalam bentuk potongan memanjang dan dibungkus
menggunakan plastik bening. Kamu bisa membeli dalam kiloan atau yang
sudah dimasukkan ke dalam kotak.
Rasa dari
jenang Kudus ini adalah manis dan teksturnya legit. Kelezatan rasa dari
jenang ini bukan hanya menjadi kesukaan masyarakat Indonesia saja lho.
Bahkan, jenang ini sudah sampai ke Malaysia, Brunei, Singapura, Arab
Saudi, dan Hongkong.
17. Mie Ongklok
Kalau kamu
jalan-jalan ke daerah Wonosobo, Jawa Tengah, jangan lupa untuk mencicipi
mie ongklok. Kuliner mie ini merupakan mie rebus yang diracik bersama
dengan kol dan potongan daun kucai. Kuah pada mie ini menggunakan kanji,
jadi akan lebih kental dari pada kuah mie biasanya.
Untuk menikmati mie ongklok, kamu bisa memilih sate sapi, tempe kemul, atau keripik tahu sebagai pendampingnya,
Mie ini
dinamai mie ongklok karena menggunakan ongklok yaitu semacam keranjang
kecil yang terbuat dari anyaman bambu. Ongklok ini dipakai untuk
membantu dalam merebus mie ke dalam kuahnya. Kalau penasaran, kamu bisa
mencobanya langsung di Wonosobo, sambil berwisata ke Dieng tentunya.
18. Garang Asem
Garang asem merupakan salah satu makanan khas di daerah Jawa Tengah, seperti Semarang, Kudus, Demak, Pekalongan, dan Pati.
Makanan yang
satu ini merupakan olahan berbahan dasar ayam yang dimasak bersama
santan menggunakan daun pisang sebagai pembungkusnya. Rasa dari garang
asem ini asam dan juga pedas, pasti sangat menggugah kamu untuk
melahapnya.
Garang asem
biasa dimakan bersama dengan nasi dan juga lauk pendamping lainnya. Kamu
bisa memilih lauk seperti tempe goreng, ayam asam manis, dan juga
perkedel.
Nah, itu dia beberapa makanan khas Jawa Tengah yang bisa kamu cicipin kalau lagi mampir ke sana.
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya


Komentar
Posting Komentar